JAKARTA – Dua lembaga survey masing- masing Poltracking Indonesia dan Median baru saja merilis hasil survey terhadap kinerja Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Hasilnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program yang paling disukai publik. Bahkan 55 persen publik puas atas keberadaan program unggulan Prabowo- Gibran itu.
Survei Poltracking Indonesia menunjukkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi yang paling dirasakan manfaatnya oleh publik.
Sebanyak 55% responden menyatakan puas terhadap program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Survei digelar pada 2-8 Maret 2026 dengan total 1.220 responden yang tersebar di seluruh provinsi. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka.
Para responden dipilih secara acak dengan metode multistage random sampling. Adapun margin of error survei +/- 2,9 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti Utama Poltracking Masduri Amwari membeberkan lima program yang paling dominan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Survei menunjukkan program MBG menjadi yang paling dirasakan manfaatnya oleh publik, dengan 36,5% responden menilainya sebagai program paling bermanfaat. Di bawahnya, terdapat bantuan subsidi upah (BSU), layanan kesehatan gratis, Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“Publik merasa 36,5% MBG program yang paling bermanfaat, diikuti bantuan subsidi upah 11%, kemudian layanan kesehatan gratis 9,6%, KIP 8,6%, dan KIS 7,2%. Setidaknya ada 5 program paling dominan dirasakan manfaatnya,” kata Masduri dalam konferensi pers di YouTube Poltracking, Senin (13/4/2026).
Kemudian, dari sisi ketepatan sasaran, MBG kembali menempati posisi teratas dengan 32,1%. Selanjutnya, diikuti KIP, bantuan subsidi upah, KIS, serta layanan kesehatan gratis. Temuan ini menunjukkan MBG tidak hanya unggul dalam hal manfaat, tapi juga dinilai paling tepat sasaran oleh publik.
“Program prioritas paling tepat sasaran lagi lagi MBG di poin pertama di 32,1%, lalu KIP 10,4%, dan Bantuan Subsidi Upah 9,1%, KIS 8,9%, dan layanan kesehatan gratis 8,5%,” ujar Masduri.
Lalu, survei juga mendalami secara khusus program MBG. Hasilnya, tingkat awareness publik terhadap program ini sangat tinggi, mencapai 88%. Namun tingkat kepuasan publik masih berada di angka 55%.
“Kita juga mendalami program prioritas MBG, dari data ini 88% publik tahu terhadap program yang sangat populer dan fenomenal ini, hanya saja yang puas terhadap program ini di 55%,” kata Masduri.
Masduri menilai perlunya langkah komunikasi strategis dari pemerintah untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap program MBG. Menurut dia, berbagai catatan dan masukan dari masyarakat juga perlu menjadi perhatian utama agar pelaksanaan program dapat diperbaiki.
“Artinya, pemerintah perlu melakukan komunikasi strategis untuk meningkatkan penerimaan publik terhadap makan bergizi gratis. Supaya tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah berkaitan dengan MBG ini berjalan dengan baik dan yang paling fundamental tentu memperbaiki catatan dan masukan yang sejauh ini sangat banyak terhadap program MBG ini,” ujarnya.
Sementata survei Median menunjukkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi program yang paling disukai masyarakat. Sebanyak 51,5% responden merasa program ini bermanfaat bagi masyarakat.
Survei digelar pada 30 Maret–7 April 2026 dengan total 1.300 sampel. Survei dilakukan dengan penyebaran kuesioner melalui media sosial dengan target pengguna aktif media sosial berusia 17–60 tahun lebih.
Form pertanyaan disebar secara proporsional terhadap populasi dan tersebar di akun media sosial di seluruh Indonesia. Disebutkan bahwa proses pengambilan data metodologi secara media sosial berbeda dengan wawancara tatap muka sehingga tidak ada konsep sampling of error.
Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menyampaikan responden ditanya mengenai program pemerintah yang paling disukai. Hasilnya, program MBG berada di urutan pertama berdasarkan jawaban top of mind responden.
“Kemudian, kita tanya kepada publik, apa saja program pemerintahan yang paling Anda sukai, dan tolong disebutkan satu. Yang paling disukai itu pertama, Makan Bergizi Gratis atau MBG. MBG ini ternyata yang menyatakan suka itu kurang lebih ada 27,5%, mayoritas ya, dan angkanya sangat besar sekali,” kata Marbun dalam paparannya, Rabu (15/4/2026).
Marbun menyebutkan ada lima program teratas berdasarkan jawaban responden, yakni MBG (27,5%), bansos/BLT (8,1%), pemberantasan korupsi (3,8%), Sekolah Rakyat (3,1%), dan cek kesehatan gratis (3,1%).
Responden kemudian disodorkan pertanyaan, ‘Secara umum, bagaimana penilaian Anda terhadap dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG), apakah bermanfaat atau tidak bermanfaat bagi masyarakat?’.
Hasilnya, mayoritas responden sebanyak 51,5% merasa program MBG bermanfaat, 31,5% responden menjawab tidak bermanfaat, dan 17,0% menjawab tidak tahu/tidak menjawab.
Rico memaparkan, setidaknya ada tiga alasan terbesar publik terhadap program MBG. Sebanyak 20% responden menjawab MBG memenuhi gizi anak, sebanyak 11,7% menjawab MBG telah membuka lapangan kerja dan sebanyak 9,7% responden menjawab MBG menghemat pengeluaran.
Editor: Azhar





